Showing posts with label story of the day. Show all posts
Showing posts with label story of the day. Show all posts

Monday, May 30, 2011

Ulang Tahun Sapiko \m/


hari ini, tanggal 30 Mei 2011, merupakan hari ulang tahun salah satu anggota geng sampah, yaitu Yulius Triatmoko a.k.a. mbak Yuli a.k.a. Sapiko a.k.a. Ko-Mo a.k.a. KOKO!!!

CIEEEE KOKO ULTAH, CIHUUUUYYYY!!!!

mau tau seperti apa rupa yang berulang tahun? ini diaaaa....

Bocah Hydrochepalus


memang dia agak menyeramkan -_____-"


baiklah, kembali ke cerita utama!

jadi Koko hari ini berulangtahun, awalnya geng sampah mau nyeburin koko ke kolam lele UMN. tapi niat ini kami urungkan. sepulang kuliah, geng sampah plus-plus ditraktir! baik banget sih sapikooooooooooo, TUMBEN! hahahaha ngga deng, sapiko biasanya juga baik kok :D


gua, ocha, eilien, clara, jessica, luke, dan agung pun ditraktir di Pizza Hut SMS. makan deh sepuasnya. setelah kenyang, kami pulang ke rumah masing-masing. kelima anggota geng sampa (gua, ocha, eilien, clara, koko) pulang dengan nebeng eilien. terus udah deh, semua sampai rumah dan kosan masing-masing dengan selamat. hari ini koko ga dikerjain apa-apa, dia melewati hari ulang tahunnya dengan tenang dan ceria.

THE END





hemmm, ga seru kan kalo ceritanya habis sampai di situ saja? maka, muncullah ide gilang gemilang dari otak Angela Taruli Eilien saat akan menurunkan Koko di kosannya di Cluster Garnet. saat sampai di gerbang garnet, rencana iblis muncul dari Eilien. kita membuat rencana spontan untuk nyeburin koko di kolam renang garnet! hahahahahhaha! mampus kau, Sapiko!

koko awalnya percaya diri kita berempat gamungkin kuat nyeret dia ke kolam renang. tapi dia salah! kami punya seorang karateka yang prestasinya sudah termasyur, yaitu Clara! UYEAH! saat mobil berhenti di pinggir kolam renang, koko langsung ngabur, tapi trio perkasa Clara-Eilien-Ocha dengan sigap langsung menangkap koko. gua? gua cuma ketawa-ketawa melihat koko yang berusaha keras melepaskan diri dari cengkraman wanita-wanita ganas hahahhaha!

singkat cerita, koko sudah berhasil digiring ke pinggir kolam. di dalam kolam ada 2 cewe ababil yang entah kenapa sangat exited ngeliat koko mau diceburin. kedua anak titisan iblis itu menyemangati kita "ayo ci, ceburin aja, ci!" melihat peluang ini, kami tidak menyia-nyiakannya. kami langsung merekrut kedua anak tersebut untuk membantu nyeburin koko. kedua anak itu langsung keluar kolam. koko ketakutan, dia berontak dan berhasil lepas. tapi dia tidak bisa lolos begitu saja. 2 ababil itu dengan cepat dan gesit segera mengejar dan mendorong koko ke kolam renang. GOOD JOB!

setelah koko nyebur, ocha-eilien-clara langsung lari ke mobil. gua masih ngakak dan ga sadar bahaya mengintai. koko keluar kolam dan ngejar gua. kamfret emang. gua lari menuju mobil dengan diiringi sorakan 2 anak iblis "ayo ci, cepetan ke mobil, ci! AYO CI, BURUAN CIIIIII!!!" hahahahahahaha, akhirnya gua berhasil sampe mobil, meskipun basah dikit karena diciprat sama koko.

tadinya koko mau kita suruh pulang ke kosannya dengan jalan kaki basah-basahan, tapi karena kasian, akhirnya ditumpangin juga, tapi dia duduk di bawah dan pintu mobil ga ditutup -_-" sebelum meninggalkan kolam renang, kita dadah-dadahan dulu sama 2 anak iblis dan ga lupa mengucapkan terimakasih karena udah dibantuin >:)


yak, demikianlah laporan terkini di hari ulangtahun koko. kalo ada perkembangan lain akan segera gua beritahu.

salam metal selalu! \m/

Saturday, January 2, 2010

Our Life

On the first day, God created the dog and said, "Sit all day by the door of your house and bark at anyone who comes in or walks past. For this, I will give you a life span of 20 years."
The dog said, "That's a long time to be barking. How about only 10 years and I'll give You back the other 10?"
So God agreed.

On the second day, God created the monkey and said, "Entertain people, do tricks, and make them laugh. For this, I'll give you 20 years life span."
The monkey said, "Monkey tricks for 20 years? That's a pretty long time to perform. How about I give You back 10 like the dog did?"
And God agreed.

On the third day, God created the cow and said, "You must go into the field with the farmer all day long and suffer under the sun, have calves, and give milk to support the farmer's family. For this, I will give you a live span of 60 years."
The cow said, " That's kind of a tough life You want me to live for 60 years. How about 20 and I'll give back the other 40?"
And God agreed again.

On the forth day, God created man and said, "Eat, sleep, play, marry, and enjoy your life. For this, I'll give you 20 years."
But the man said, "Only 20 years? Could You possibly give me my 20, the 40 the cow gave back, the 10 the monkey gave back, and the 10 the dog gave back; that makes 80, okay?"
"Okay," said God, "You asked for it."

So that is why for our first 20 years me eat, sleep, play, and enjoy ourselves. For the next 40 years we slave in the sun to support our family. For the next 10 years we do monkey tricks to entertain the grandchildren. And for the last 10 years, we sit on the front porch and 'bark' at everyone.

Life has now been explained to you :D

Monday, October 19, 2009

berfikir lateral

tadi pagi pas pelajaran BP, gw mendengar cerita yang sangat cerdas.
begini ceritanya.....

***


Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang saudagar yang sangat sukses. Ia memiliki seorang anak perempuan yang sangat cantik. Mereka hanya tinggal berdua karena si istri telah meninggal.

Karena kesuksesannya, banyak orang yang iri pada saudagar ini. beberapa dari pesaing bisnisnya melakukan berbagai kecurangan sehingga si saudagar terus-menerus merugi. Lama-kelamaan si saudagar menjadi miskin karena kerugian pada bisnisnya. Namun ia harus mempertahankan bisnis itu karena merupakan warisan keluarganya secara turun-temurun. Untuk menyelamatkan bisnisnya, maka ia memutuskann untuk meminjam uang pada renternir.

Beberapa bulan kemudian, usahanya tak kunjung pulih. hutangnya pada renternir juga kian menumpuk. Pada suatu hari sang renternir datang ke rumah si saudagar untuk menagih hutang.

'maaf tuan, saya tidak bisa membayar hutang saya sekarang. tolong beri saya waktu lagi, tuan,' mohon si saudagar ketika renternir menagih hutangnya.

'tidak bisa! aku telah memberi banyak waktu, tetapi kau tidak juga membayar hutangmu. begini saja, kalau kamu tidak bisa membayar hutangmu, akan kumasukkan kau ke penjara,' ujar si renternir.

'jangan, tuan, saya mohon,' ucap si saudagar. lalu anak perempuan si saudagar datang dan membawakan minum untuk si renternir. melihat kecantikan putri sang saudagar, renternir memiliki ide licik.

'ah, ternyata anak perempuanmu amat cantik. bagaimana kalau ia kujadikan istri, maka hutangmu akan kuanggap lunas,' kata si renternir.

'jangan tuan, anak saya masih amat muda, belum pantas menikah. saya berjanji saya. akan melunasi hutang saya secepatnya,' jawab si saudagar. Renternir memiliki ide licik lain ketika melihat halaman rumah si saudagar yang dipenuhi kerikil hitam dan putih.

'begini saja. aku akan memasukkan 2 buah kerikil ke dalam kantungku. yang satu kerikil putih, yang satu lagi kerikil hitam. nanti anakmu yang cantik ini harus mengambil salah satu kerikil. bila ia mengambil kerikil putih, maka semua hutangmu lunas dan aku tidak akan menikahi anakmu. namun jika yang diambil adalah kerikil hitam, maka kau harus membayar hutang sekaligus memberikan anakmu padaku untuk kujadikan istri. bagaimana?' tawar sang renternir sambil memungut dua buah kerikil dari tanah. Karena kelicikan si renternir, ia malah mengambil dua kerikil hitam dan langsung dimasukkan ke dalam kantung. karena sibuk merenung, si saudagar tidak melihat apa yang dilakukan renternir, sedangkan si anak melihat bahwa si renternir mencoba berbuat curang.

'baiklah kalau itu adalah satu-satunya cara. semoga keberuntungan menyertai kami. nak, ayo kau ambil salah satun kerikil itu,' ujar si saudagar.

si anak bingung. jika ia mengambil salah satu kerikil, pasti yang terambil adalah kerikil hitam. jika ia bilang kalau si renternir curang, ia takut si renternir akan marah karena dipermalukan dan malah akan berbuat hal yang lebih menakutkan. maka ia berpikir, mencari cara agar ia dan ayahnya bisa bebas dari hutang si renternir namun tanpa mempermalukan renternir. tiba-tiba terlintas suatu ide di benak si anak.

dengan gemetar, ia mendekati si renternir dan mengambil sebuah kerikil dari kantung. setelah terambil, ia mengepal tangannya erat agar kerikilnya tidak terlihat oleh siapa pun. laluia berjalan mundur mendekati ayahnya. tiba-tiba si anak menjatuhkan dirinya, berpura-pura seolah tersandung batu.

'maaf tuan, kerikil yang saya ambil tadi terlepas dari genggaman saya ketika saya jatuh tadi. saya tidak sempat melihat warna kerikil itu. maafkan saya. tapi untuk mengetahuinya, mari kita lihat kerikil yang tersisa di kantung tuan,' ucapnya sambil tersenyum

***

pinter ye